Agar Tidak Mudah Busuk, Ini 6 Cara Menyimpan Bawang Merah di Rumah

 

Bawang merah memiliki peran penting dalam setiap olahan masakan. Maka tak heran jika dicari oleh banyak orang. Apalagi, kalau harganya sedang murah, banyak ibu rumah tangga yang membelinya dengan jumlah yang tak sedikit. Tapi sayangnya, cara menyimpan bawang merah terlalu lama di sembarang tempat, justru akan tidak segar dan lebih mudah busuk.

Kualitas bawang merah yang tak lagi segar sangat berpengaruh terhadap cita rasa makanan yang akan diolah. Tapi tenang saja, masalah seperti ini bisa di atasi. Untuk menambah daya simpan bawang merah, agar tidak cepat busuk, kamu harus menerapkan beberapa cara berikut ini.

1. Simpan di Tempat Kering dan Terbuka

Cara menyimpan bawang merah yang pertama adalah dengan menaruhnya di tempat kering dan terbuka. Sebab, jika kamu menyimpannya di sembarang tempat, seperti tempat yang lembap, maka bawang pun akan lebih mudah membusuk. Jadi, sebaiknya tempatkanlah bawang merah pada wadah yang memiliki lubang atau jaring-jaring. Cara praktisnya, kamu memanfaatkan anyaman besek untuk menyimpan bawang merah. Dengan cara yang satu ini, bawang merah yang kamu miliki tentu akan bertahan lebih lama.

2. Pisahkan Bawang Merah dan Bawang Putih

Jika ingin bawang merah lebih tahan lama, sebaiknya pisahkanlah dengan bawang putih yang kamu miliki, ya. Hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mengeluarkan gas yang berbeda. Jika dibiarkan, gas tersebut akan memengaruhi pembusukan yang lebih cepat.

3. Jemur Agar Bawang Tidak Lembap

Meski tidak dianjurkan untuk terkena matahari secara langsung, tetapi sesekali bawang perlu dijemur. Mengapa? Hal ini bertujuan untuk mengurangi kadar kelembapan permuakaan dalam yang masih tertutup kulit. Untuk menjemurnya tidak perlu berlama-lama, cukup diangin-anginkan sebentar di ruangan terbuka. Manfaatkan panas matahari secara tidak langsung, dengan menjemur di tempat yang agak teduh.

4. Jangan Menyimpan Bawang di Dekat Kentang

Selain bawang merah harus dipisahkan dengan bawang putih, jauhkan juga bawang merah dari kentang saat disimpan. Sebab, golongan umbi-umbian yang satu ini akan mengeluarkan gas dengan kadar kelembapan yang cukup tinggi. Tentunya ini sangat berpengaruh pada kesegaran bawang. Jika dibiarkan begitu saja, maka bawang pun akan lebih cepat membusuk.

5. Haluskan Bawang, Sangrai, dan Simpan di Dalam Botol

Kamu juga bisa menyimpan bawang merah halus, agar tetap awet dan lebih praktis ketika hendak digunakan. Caranya haluskan bawang merah dan memasaknya hingga matang. Setelah itu, bawang harus dipindahkan ke dalam wadah yang tertutup sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Dengan menghaluskan terlebih dahulu, bawang akan lebih tahan lama, loh, bahkan hingga satu bulan.

6. Goreng Bawang Merah Hingga Kering

Penggunaan bawang merah memang begitu penting sekali, makanya tak jarang orang menyimpannya dalam jumlah banyak. Sepertinya sudah bukan rahasia lagi, bahwa bawang goreng merupakan penyedap makanan. Agar bawang merah yang kamu miliki bisa bertahan lama, maka buatlah bawang goreng dalam jumlah banyak. Sebelum digoreng, jangan lupa untuk mengirisnya tipis-tipis, ya. Kemudian baru digoreng di atas api kecil. Jika sudah, tiriskan dan simpan di wadah kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga.

Itulah 6 cara menyimpan bawang merah yang bisa kamu praktikan di rumah. Dengan cara di atas, bawang merah dapat bertahan dalam kondisi terbaiknya sampai 30 hari ke depan, loh.

Untuk memperoleh bawang merah berkualitas segar, caranya sangat mudah, Kamu bisa pesan buah pisang secara Online di tanihub.com dengan bantuan smartphone dan internet.

Selain bawang ada juga aneka buah, sayur, bumbu, telur & unggas, ikan, kebutuhan masak dan sembako di TaniHub. Lengkap bukan?

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo – promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Saat ini TaniHub sudah dapat diakses di Jabodetabek, Bandung, Sumedang, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Pasuruan, Bali dan akan terus melebarkan layanannya tiap tahunnya